Ijazah Laqadja Mbah Wahab Kepada Abah Djamal

Pada momentum Rojabiyah sebelum Abah Kiai Mochammad Djamaludin Ahmad wafat, beliau bercerita pernah mendapat ijazah dari Mbah Wahab Hasbullah tentang fadilah atau keutamaan membaca Laqadjaakum yaitu surah al-Taubah ayat 128. Ternyata ijazah tersebut juga tertulis di dalam kitab Tafsir Badlowi. Kurang lebih ijazahnya berbunyi, "Sopo wonge sing nalikane bakdo magrib gelem moco ayat  Laqadjaakum Rasulun min anggfusikum (al-Taubah ayat 128) ping telu, InsyaAllah wong iku gak bakap mati sampek subuh teko". 

Artinya, "Barangsiapa yang mau membaca ayat 'Laqadjaakum Rasulun Min angfusikum sampai akhir yaitu surah al-Taubah ayat 128 setelah shalat magrib InsyaAllah sampai subuh dia terjaga tidak akan mati". 

Dalam kesempatan itu Abah Djamal meneruskan penjelasannya bahwa, "Sopo wonge gelem moco surat al-Taubah ayat 128 sing unine 'Laqadjaakum Rasulun min angfusikum ' ping telu sakmarine subuh,  insyaAllah sampek magrib wong iku dijogo ora bakal mati".  

Artinya, "Barangsiapa yang mau membaca Laqadjaakum rasulun min angfusikum atau surat al-Taubah ayat 128 maka insyaAllah orang itu akan dijaga sampai magrib tidak akan mati". 

Saat Mbah Wahab mengijazahi Laqadja  kepada Mbah Yai Djamal, ada salah seorang yang bertanya ke Mbah Wahab, "Wah Mbah berarti nek ahli moco Laqadja wong iku gak bakal mati Mbah?". Mendengar itu Mbah Wahab menjawaab, "Wong nek wes wayahe mati awan, ndilalah digawe lali moco karo Gusti Allah". 

Jadi orang yang ahli membaca Laqadja dia akan dijaga dari  ajalnya. Apabila dia membaca setelah magrib maka akan dijaga sampai waktu subuh. Dan jika dia membaca setelah waktu Subuh maka akan dijaga dari kematian sampai waktu magrib. Akan tetapi jika memang sudah waktunya wafat, Allah akan mentakdirkan dia lupa membaca Laqadjaa.

Selain itu Abah Kiai Djamal juga mengijazahkan doa ketika akan bepergian. Beliau selalu membaca doa itu sebelum melakukan perjalanan. Oleh karena itu kita tidak pernah mendengar berita Kiai Djamal kecelakaan. Diantara wasilahnya adalah karena beliau berdoa sebelum pergi. Adapun doanya diawal dengam membaca :

1- Surat al-Fil 3 x

2- Ayat kursi 3 x

3- Laqadjaa 3 x 

4- Membaca doa : 

اللهم سلمنا وسلم ما معنا واحفظنا واحفظ ما معنا وبلغنا وبلغ ما معنا٣×ارحمنا يا ارحم الراحمين

Abah Kiai Mohammad Djamaluddin Ahmad selalu mengijazahkan doa tersebut untuk bepergian. Dalam keterangan yang lain Uztadzah Halimah Al-Idrus mengatakan bahwa doa itu adalah doa dari Sayidina Ali. Santri-santri ketika akan pulang bacalah doa itu agar diberi Allah keselamatan sampai di rumah. Dan ketika akan kembali atau ketika akan bepergian hendaknya juga membaca doa tersebut. (*)


- Disarikan dari sambutan KH. Moh. Yahya Husnan saat pelepasan liburan santri Al-Mardliyah 14 Desember 2023. 

Posting Komentar untuk " Ijazah Laqadja Mbah Wahab Kepada Abah Djamal"